suplemenGKI.com

Selasa, 19 Nov 2013
Mazmur 46:2-10 

Pengantar
Seorang anak kecil yang sedang ketakutan di tengah kegelapan malam, menjerit memanggil-manggil nama bapaknya. Dan ketika si bapak menghampiri dan mendekapnya, ia langsung merasa tenang dan aman. Walau masih berada di kegelapan malam namun ia tak takut lagi sebab ada bapak yang mendekap dan melindunginya. Apakah Anda punya pengalaman iman seperti itu? Pemazmur pernah mengalaminya. Mari kita renungkan pengalaman iman Pemazmur melalui bacaan hari ini.

Pemahaman
• Ayat 2 : Siapakah ALLAH menurut pengakuan iman Pemazmur dalam ayat ini?
• Ayat 3-4 : Apakah dampak dari pengakuan iman itu dalam kehidupan kehidupan pribadi Pemazmur?
• Ayat 5-10 : Bagaimanakah wujud nyata kekuatan dan perlindungan ALLAH dalam kehidupan umat-Nya?

Bacaan hari ini merupakan kesaksian pengalaman iman Pemazmur. Pemazmur mengalami kehadiran TUHAN, sumber kekuatan dan perlindungan, baik dalam pengalaman personal maupun komunal. Sesungguhnya ALLAH adalah tempat perlindungan dari bahaya. Ini berarti bahwa ALLAH adalah keamanan sejati kita di tengah-tengah badai kehidupan (lih. Yes 4:5-6). ALLAH adalah sumber kekuatan. Ini mengacu kepada keperkasaan-Nya ketika memerangi musuh-musuh kita (Mazm 21:9; Kel 15:13) dan mencakup kekuatan-Nya yang bekerja dengan kuat kuasa di dalam kita dan memungkinkan kita mengatasi halangan-halangan dalam hidup ini.

ALLAH juga menjadi “penolong dalam kesesakan yang sangat terbukti”. ALLAH sedia untuk menolong umat-Nya dan mengharapkan kita berseru kepada-Nya memohon pertolongan setiap kali kita memerlukannya (Ibr 4:16). Kuasa-Nya memadai untuk segala situasi. Ia tidak pernah meninggalkan kita; jadi, kita tidak perlu takut.

Pemazmur tidak takut menghadapi bumi, gunung dan laut yang bergoncang sebab apa pun yang terjadi ada TUHAN yang memberi kekuatan dan perlindungan. Bahkan kota ALLAH ( Yerusalem) juga dijagai ALLAH secara istimewa melalui satu sungai. Sesungguhnya Yerusalem berada di puncak bukit, jadi secara teoritis mestinya tidak ada aliran sungai. Namun kenyataannya di sebelah timur tembok ada sungai Gihon yang memasok air bagi penduduk kota Yerusalem. Ini diyakini sebagai tanda pemeliharaan TUHAN di masa-masa sulit mereka.

Refleksi
• Apabila mendung hitam datang, angin ribut menerjang, gunung meletus, gempa melanda, ke manakah Anda akan lari? Nama siapakah yang pertama kali Anda sebut?
• Apabila persoalan dan badai kehidupan sulit untuk dihadapi, apakah yang akan Anda lakukan?

Tekadku
TUHAN, mampukanlah aku untuk menghadapi persoalan dan badai kehidupan dengan tetap berlindung pada-Mu dan memohon kekuatan-Mu.

Tindakanku 
Hari ini aku akan menelpon atau mengunjungi teman atau saudara yang sedang takut dan kehilangan pengharapan karena dilanda sakit atau pun persolan lain untuk memberikan kekuatan padanya dan meyakinkan dia bahwa ada TUHAN sumber kekuatan dan perlindungan.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*