suplemenGKI.com
JESUS - Gereja Kristen Indonesia “Aku telah memberikan FirmanMu kepada mereka dan dunia membenci mereka, karena mereka bukan dari dunia, sama seperti Aku bukan dari dunia. Aku tidak meminta, supaya Engkau mengambil mereka dari dunia, tetapi supaya Engkau melindungi mereka dari yang jahat” (Yohanes 17:14-15)

Penderitaan – Siapa Takut?Siapa sih yang mau tertindas atau mencari penderitaan? Pada hakikatnya manusia ingin lepas dari penindasan apapun. Penderitaan, kesusahan adalah bagian dari hidup manusia yang tidak bisa dihindari, sejak kejatuhan manusia dalam dosa (Kej 3:17-19) Inilah akibat dari ketidak taatan satu manusia, maka tanah tempat tinggalnya juga ikut terkutuk seumur hidupnya. Itulah tragedi taman Eden yang telah menjadi taman Edan, dimana ketamakan merupakan penindasan yang terencana. Sejatinya dunia ini bisa mencukupi semua kebutuhan manusia dan mahluk lain. Tapi seluruh dunia tidak pernah cukup bagi seorang yang tamak atau rakus. Karena itu, Yesus selama pelayanan-Nya mengecam keras segala bentuk ketamakan. Ketamakan harta, kedudukan dan apa saja yang bisa memuaskan si Ego. Krisis global baik pangan maupun energi adalah realita yang dihadapi dunia. Dampaknya bagi sebagian masyarakat sangat terasa. Simak saja antrian panjang minyak tanah, tutupnya pengrajin kompor, korban lumpur Lapindo dan bencana alam yang bertubi-tubi. Indonesia memang kaya alamnya tetapi sekaligus juga kaya bencana. Mengapa? Jangan salahkan alam, tapi introspeksi diri siapa yang berulah. Bukankah itu karena ketamakan orang-orang dijaman Edan? Bagaimana kita menyikapi?Jelang penderitaan Kristus di kayu salib, Ia telah mepersiapkan orang-orang percaya dalam doa kepada Bapa-Nya agar dilindungi dari yang jahat. Perlindungan dan penyertaan Allah merupakan janji bagi setiap orang percaya di dalam menghadapi segala macam penindasan yang dialami (Yoh. 17:15).Dalam menghadapi penderitaan Allah justru menghendaki kita bersukacita, karena dengan bersukacita itu kita mampu dan mendapat kekuatan menghadapi pelbagai bentuk penindasan dalam hidup yang sarat dengan persaingan ketat. Karena untuk penderitaan sementara yang kita alami, kita juga akan mengalami sukacita saat Anak Allah dimuliakan kelak (1 Pet 4:13-14).Setiap orang Kristen terpanggil untuk terus berkarya di bidang apapun juga. Panggilan itu bukan hanya di dalam kegiatan gerejani, tetapi juga di luar gereja yaitu dalam masyarakat di mana bekerja. Berkarya untuk memberi contoh kepada dunia dengan pola Allah, bukan dengan pola dunia. Fungsi garam dan terang adalah mandat yang Allah berikan kepada setiap orang percaya. Agar mereka percaya dan memuliakan Allah.Marilah kita menjadi kepanjangan tangan Allah untuk menjadi alat bagi sesama kita. Masih banyak karya yang bisa kita lakukan, terutama dengan lingkungan hidup di sekitar kita yang makin merosot dan rusak karena ulah manusia juga. Karena kondisi ini ada banyak anggota masyarakat di sekitar kita terpuruk dan tertindas. Walaupun untuk memperjuangkan semua itu mungkin ada hal-hal yang tidak menyenangkan hati kita, namun itulah bagian dari iman kita untuk menyenangkan hati Allah. “Sebab untuk itulah kamu dipanggil, karena Kristuspun telah menderita untuk kamu dan telah meninggalkan teladan bagimu, supaya kamu mengikuti jejak-Nya” (1Pet 2:21). Teruslah berkarya bagi Kristus! Amin. W.P.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Next Post
»