suplemenGKI.com

HIDUP DAN PERMINTAAN YANG BERKENAN DI MATA TUHAN

1 Raja-raja 2:10-12, 3:3-14

 

Pengantar
Siapa yang tidak senang jika beroleh kesempatan untuk meminta sesuatu kepada TUHAN. Tentu akan terlintas banyak pilihan tentang hal baik dan indah yang akan disampaikan. Tetapi jika dengan kesungguhan dan keseriusan hidup yang harus kita jalani, maka apa yang sebaiknya yang kita minta kepada TUHAN. Dalam bacaan hari ini, kita diajak untuk melihat sebuah permintaan yang didasarkan pada sebuah penghayatan hidup dalam TUHAN dan sekaligus mengutamakan apa yang menjadi tanggung jawab yang TUHAN percayakan. Jadi bukan karena didasari kesenangan hidup, tapi berdasarkan tanggung jawab hidup. Maka marilah kita memperhatikan bacaan pada hari ini, yaitu:  1 Raja-raja 2:10-12, 3:3-14 untuk memperoleh teladan hidup yang berkenan kepada TUHAN.

Pemahaman
Pasal 2:10-12, 3:5  :  Apa yang terjadi setelah meninggalnya Raja Daud?

Pasal 3:4-9              :  Apa yang diminta Salomo kepada TUHAN?

Pasal 3:10-14          :  Bagaimana pandangan TUHAN terhadap permintaan Salomo?

Setelah Daud meninggal maka Salomo duduk di atas takha Daud, ayahnya, dan kerajaannya berdiri dengan kokoh. Di balik semua kekokohan kerajaannya ada dinyatakan bahwa Salomo menunjukkan kasihnya kepada TUHAN dengan hidup menurut ketetapan-ketetapan Daud, ayahnya; juga ia mempersembahkan korban kepada ALLAH, walau belum di rumah TUHAN.

Ketika Salomo mempersembahkan korban kepada TUHAN di Gibeon, maka TUHAN menampakkan diri kepadanya dan berfirman: “Mintalah apa yang hendak Kuberikan kepadamu?” Dalam hal ini Salomo hanya meminta diberi hati yang faham menimbang perkara untuk menghakimi umat TUHAN dengan dapat membedakan antara yang baik dan yang jahat. Ini didasari oleh penghayatan akan kasih TUHAN yang begitu besar kepada Daud dan juga dirinya, yang mana kini ia yang masih muda dan belum berpengalaman harus berhadapan dengan sejumlah rakyat besar (umat TUHAN) yang dipimpinnya sebagai raja yang harus memberi penghakiman.

TUHAN memandang baik apa yang diminta dan dihayati oleh Salomo, dan memberikan hati yang penuh hikmat dan pengertian, sehingga sebelum Salomo tidak ada seorangpun seperti dia, dan sesudah Salomo takkan bangkit seorangpun seperti dia. Bahkan apa yang tidak diminta Salomo diberikan TUHAN, yaitu kekayaan maupun kemuliaan, sehingga sepanjang umur Salomo takkan ada seorangpun seperti dia di antara raja-raja. Dan jika Salomo hidup menurut jalan dansegala ketetapan serta perintah TUHAN, sama seperti Daud, ayahnya, maka TUHAN akan memperpanjang umurnya.

Refleksi
Marilah kita berdiam diri sejenak, dan menemukan keberadaan diri kita dalam perjalanan hidup keluarga maupun masyarakat, serta gereja kita. Apakah kita dapat menjadi generasi yang baik dari hidup dalam kasih kepada TUHAN? Dan apa yang akan menjadi permintaan utama kita, jika TUHAN memberi kesempatan kepada kita untuk meminta sesuatu?

Tekad
TUHAN, berilah kami hati yang mengasihi ENGKAU, dan mau hidup dalam segala jalan dan ketetapan yang TUHAN ajarkan dalam terang hikmat Roh Kudus.

Tindakanku
Mulai hari ini saya akan selalu memohon hikmat Roh Kudus dalam setiap pengambilan keputusan dan pilihan dalam hidupku.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«