suplemenGKI.com

Lukas 2:41-52

Pernyataan yang ditulis dalam Injil Lukas yang berbunyi: Jawab-Nya kepada mereka: “Mengapa kamu mencari Aku? Tidakkah kamu tahu, bahwa Aku harus berada di dalam rumah Bapa-Ku (ayat 49)…Dan Yesus makin bertambah besar dan bertambah hikmat-Nya dan besar-Nya, dan makin dikasihi oleh Allah dan manusia (ayat 52)” adalah bagian yang penting untuk disimak terkait dengan tema ‘Terang-Nya Menumbuhkan’.
Melalui bagian ini kita dapat belajar beberapa hal, di antaranya:
• Bahwa kerohanian kita akan mengalami pertumbuhan jika hati dan hidup kita sungguh-sungguh terhubung dengan TERANG SEJATI (memiliki hubungan yang mendalam dengan ALLAH Bapa). Hal ini bukan saja diajarkan dan dianjurkan oleh YESUS melainkan telah diteladankanNya dengan serius. Itu terlihat dari sikap YESUS saat berada di rumah BapaNya (di Bait ALLAH). Sesungguhnya, ketika YESUS bersoal jawab dengan para alim ulama, itu bukan sekedar mengindikasikan kecerdasanNya secara intelektual. Lebih dari itu, tindakan YESUS ini adalah sebuah sikap hati yang sungguh-sungguh mau menggarap kehidupan rohaniNya dengan menjalin persekutuan dengan ALLAH BAPA.YESUS menyadari bahwa mewujudkan misiNya sebagai TERANG Dunia bukanlah karya yang bisa serta merta terjadi begitu saja. Itu sebabnya YESUS tidak ingin diriNya tidak terhubung dengan BapaNya di Sorga. Hanya dengan sebuah relasi pribadi yang kuat dengan BapaNyalah yang akan membuatNya mewujudkan TERANG yang efektif di dunia.
Refleksi pribadi : Seserius apakah kita menghubungkan diri kita dengan ALLAH BAPA kita yang merupakan sumber Terang itu? Ingatlah bahwa kitapun diutus oleh ALLAH untuk menjadi Terang bagi dunia, dan itu hanya dapat terealisasi manakala kerohanian terus terhubung denganNya.

• Bahwa yang menjadi indikator apakah terang dalam hidup kita itu menumbuhkan, ialah adanya dampak yang terlihat dalam keseharian kita. Jika kita mencermati ayat 52, YESUS membuktikan dampak dari relasiNya dengan ALLAH BAPA itu membuatNya tampil sebagai seorang Anak yang tidak saja bertumbuh secara fisik, melainkan juga hikmat dan cara hidupNya yang DIA bawa ke manapun dan itu sangat menyukakan hati ALLAH BAPA, bahkan menimbulkan sukacita bagi sesamanya juga. Inilah teladan indah yang diberikan oleh YESUS. Sang Anak ALLAH yang telah menjelma menjadi manusia dan bertumbuh normal layaknya manusia yang lain itu telah mengajar kita. Bahwa menjadi Terang itu berarti memberi dampak secara holistik (menyeluruh dalam semua aspek) dan berlaku bagi semua kalangan, di manapun berada.
Refleksi pribadi : Untuk mencermati apakah ALLAH berkenan atas hidup kita, mungkin kita akan mengalami sedikit kesulitan. Tapi dengan merenungkan, sejauh apa kesaksian hidup kita telah menjadi berkat dan berdampak menyenangkan bagi sesama, itu akan membantu kita melihat indikator apakah kita telah hidup dalam pertumbuhan dan memuliakan ALLAH.
Kiranya melalui teladan YESUS ini kita disadarkan bahwa hidup kita telah memiliki TERANG, dan biarlah TERANG itu membawa kita kepada sebuah pertumbuhan kerohanian yang makin memuliakan ALLAH Bapa dan menjadi berkat bagi sesama. Amin.

-HaYe-

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*