suplemenGKI.com

KAMIS, 29 AGUSTUS 2013

1 PETRUS 3:8-12

PENGANTAR

Surat I Petrus ini ditulis dalam rangka mendorong umat Tuhan yang sedang menghadapi tekanan oleh karena iman Kristen mereka. Dalam situasi yang demikian, Petrus mengingatkan dengan berbagai nasihat bahwa kehidupan umat Allah harus ditandai dengan kekudusan, karena Allah yang memanggil kita dalam persekutuan dengan-Nya adalah kudus. Kekudusan ini harus dinyatakan dalam semua aspek hidup kita: dalam kehidupan bermasyarakat, pekerjaan, keluarga, hubungan dengan sesama.

 

PEMAHAMAN

  1. Ayat 9: Apa yang harus menjadi ciri-ciri relasi kita dengan sesama? Bandingkan dengan sikap orang yang tidak beriman!
  2. Ayat 9: Kebenaran apa yang melandasi sikap orang Kristen yang demikian?
  3. Menurut Anda, apa yang seringkali membuat orang sulit untuk menjalani hidup yang demikian?
  4. Ayat 12: Keyakinan apa yang dimiliki Rasul Petrus (dan juga pemazmur) ketika merasakan beratnya hidup mengasihi dan memberkati orang yang mencaci maki dan menganiaya mereka?

Yang menjadi perhatian kita adalah nasihat dan perintah bahwa mereka bukan hanya tidak diperkenankan membalas penganiaya mereka, tetapi bahkan mereka juga harus menyatakan kasih, atau dengan bahasa Alkitab yaitu “memberkati”.  Kebenaran yang menjadi dasar yang kuat bagi orang Kristen melakukan ini adalah karena inilah panggilan hidup kita, anak-anak Allah.  Dengan cara hidup yang demikianlah kita akan meneladani Yesus yang telah mengalami juga tindakan serupa dari orang-orang yang menolak-Nya dan bahkan dari kita orang berdosa. Kita telah memperoleh berkat yang tiada terukur lagi dalam diri dan pengorbanan  Kristus, karena itu sudah sepantas dan seharusnya kita juga memberkati kehidupan orang lain.

Memang tidak mudah menjalani hidup yang demikian. Namun kita harus tetap yakin bahwa dengan memaafkan, melakukan kebaikan bagi mereka yang jahat, tidak berarti kita kalah, dipermalukan dan sendirian, sebab Tuhan akan selalu ada di pihak orang benar dan Ia selalu menentang orang-orang yang berbuat jahat. Percayalah, Dia selalu bersama dengan kita, mengerti setiap air mata dan seruan permohonan kita.

 

REFLEKSI

Ingat-ingatlah dengan baik, apakah hubungan  kita dengan orang lain banyak atau sedang diwarnai konflik dan kepahitan? Apa yang membuat Anda sulit berdamai dan memberkati kehidupan mereka?

 

TEKADKU

Bapa Surgawi, tidak dapat kupungkiri bahwa hal terbesar yang membuatku sulit untuk mengampuni dan memberkati mereka yang jahat kepadaku adalah karena hatiku yang terlalu keras untuk merendahkan diriku. Berilah kekuatan dan pengharapan agar aku berani untuk mengambil sikap dan langkah yang berbeda setelah ini. Amin.

 

TINDAKANKU

Mendoakan mereka yang telah menyakiti hatiku dan jika memungkinkan hari ini aku akan melakukan sesuatu yang baik kepadanya dengan cara ______________________ .

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*