suplemenGKI.com

RABU, 28 AGUSTUS 2013

IBRANI 13:7-16

PENGANTAR

Surat Ibrani ditujukan kepada orang-orang Kristen Yahudi di perantauan (Roma) yang sedang mengalami penganiayaan dan keputusasaan. Beberapa diantara mereka menunjukkan tanda-tanda akan meninggalkan iman mereka kepada Tuhan Yesus dan kembali kepada kepercayaan Yahudi mereka sebelumnya. Pada perikop yang kita baca ini penulis dengan tegas mendorong orang-orang percaya agar tetap tabah dan bertekun dalam kekudusan dengan meneladani Kristus yang rela menderita dan menanggung hina demi menguduskan umatNya.

 

PEMAHAMAN

  1. Ayat 7: Iman dan pelayanan yang bagaimanakah yang patut Saudara contoh? (Baca 1 Kor.16:16)
  2. Ayat 8-9: Kebenaran apakah yang dapat menjadi jangkar bagi iman Saudara? Sebaliknya, hal-hal apakah yang dapat menyesatkan iman Saudara?
  3. Ayat 10-12: Dimanakah korban penghapus dosa dibakar dan dimana Kristus menderita untuk menguduskan umatNya?(Baca Ibr. 8:5; Im. 4:12,21; Yoh. 19:17; Ef. 5:26-27)
  4. Ayat 13-14: Apakah konsekuensi  dari hidup kudus? Bagaimana respon Saudara?
  5. Ayat 15-16: Apakah korban yang berkenan kepada Allah?

 

Menjadi pengikut Kristus berarti pergi di “luar perkemahan”. Bagi orang-orang Kristen Yahudi, perkemahan tersebut melambangkan agama Yahudi beserta aturan-aturan dan nilai-nilai yang dianutnya. Bagi kita perkemahan adalah dunia dengan semua kenikmatan dosa, nilai-nilai yang tidak kudus dan keinginan-keinginan yang bersifat duniawi.  Untuk meninggalkan kehidupan yang berdosa dan menjadi berbeda dengan orang-orang pada umumnya, umat Tuhan perlu memiliki kerendahan hati agar tegar menanggung kesengsaraan yang timbul.  Di dalam kesengsaraan itu umat Tuhan diharapkan tetap bersikap ramah terhadap orang lain dengan kata-kata dan perbuatan sebagai korban syukur kepada Allah.

 

REFLEKSI

Banyak orang melakukan dosa sebab tidak mau hidup sengsara di dunia. Demikian pula kebanyakan orang yang merasa hidupnya sengsara lupa bersikap ramah terhadap orang lain. Bagaimanakah dengan Saudara?

 

TEKAD

Dengan pertolongan Tuhan aku akan teguh menjaga kekudusanku dengan hidup rendah hati dan tetap bersikap ramah terhadap orang lain dalam kesengsaraanku.

 

TINDAKAN

Aku mohon pengampunan Tuhan atas dosa-dosaku dan mulai hidup dengan rendah hati untuk melakukan hal-hal yang kudus dengan mengingat untuk bersikap ramah dalam segala keadaan.

 

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*