suplemenGKI.com

Minggu, 23 Januari 2011; Matius 4:12-23

Saat berjumpa dengan YESUS, Petrus dan Andreas sedang melakukan profesi yang sudah mereka tekuni sekian lamanya dan profesi itu merupakan penopang keluarga mereka. Dengan kata lain, pekerjaan yang mereka lakukan itu adalah pekerjaan yang menjadi penentu bagi hidup dan mati keluarga mereka. Namun demikian, ketika YESUS melihat mereka dan berkata,”Mari, ikutlah Aku”(19) , Matius mencatat ‘lalu merekapun segera meninggalkan jalanya dan mengikuti DIA’(20). Ayat ini mengkomunikasikan ke-segera-an Andreas serta Petrus mengikut YESUS .

  • Siapakah Petrus dan Andreas itu sebenarnya dan hal apa yang bisa kita contoh dari sikap mereka?(ayat 18)
  • Panggilan apa yang sedang mereka terima dari YESUS ? (ayat 19)
  • Komitmen seperti apakah yang mereka miliki sehingga mereka tanpa ragu mau mengikuti YESUS ? (ayat 20)

Renungan:

Petrus dan Andreas adalah nelayan sederhana. Mereka juga bukan seorang yang terpelajar karena tidak dibesarkan dengan dikelilingi buku atau sastra sebagaimana dialami oleh Musa Mereka hanya pekerja biasa namun mereka telah dididik oleh alam dan keadaan untuk bekerja keras karena tak ingin keluarga mereka mati kelaparan. Mereka  pernah bertemu dengan YESUS sebelum peristiwa pemanggilan ini (baca Yohanes 1:40-41). Dari keterangan yang dicatat oleh Yohanes itu sebenarnya tidaklah aneh melihat mereka segera merespons panggilan YESUS, karena ada indikasi kuat bahwa mereka memang sudah mengenal YESUS dengan baik. Sehingga mereka tidak mengelak pada panggilan YESUS. Panggilan macam apakah sebenarnya yang diterima Petrus dan Andreas itu?

Panggilan yang diterima Petrus dan Andreas adalah panggilan yang penuh kuasa karena panggilan itu dilakukan oleh YESUS yang adalah KRISTUS. Apapun analisa yang dibuat oleh orang banyak tentang misteri panggilan YESUS yang membuat Petrus dan Andreas seolah “tak berkutik”, yang pasti adalah bahwa ketika YESUS berkenan memanggil seseorang untuk dipakaiNya maka tak akan ada orang yang bisa mengelak dari panggilan itu. Pula tak ada yang akan bisa menghalangiNya untuk memanggil seseorang dari kelompok/status  apa. Petrus dan Andreas yang di pemandangan manusia tak ada artinya, tapi dengan kuasa serta kedaulatanNya, YESUS memanggil mereka untuk dipakai menjadi alatNya yang mulia. Menyadari fakta sedemikian, semoga kita menjadi orang yang peka terhadap panggilanNya dan belajar untuk tunduk pada setiap panggilanNya. Lebih lanjut kita perlu belajar dari Andreas dan Petrus ketika merespons panggilan YESUS itu.

  • Demi mengikut YESUS, mereka berkomitmen untuk fokus menyertai DIA (hidup dekat dengan YESUS) sehingga mereka dapat melayani dengan efektif dan efisien.
  • Demi mengikut YESUS, mereka berkomitmen untuk belajar tentang dan dari KRISTUS, itu sebabnya mereka tidak segan meninggalkan “pekerjaan lama” mereka. Melalui sikap ini ada pengajaran penting bahwa ketika seseorang mau mengikut YESUS, ia harus meletakkan YESUS sebagai yang terpenting dibanding hal-hal lain dalam kehidupan ini.
  • Demi mengikut YESUS mereka berkomitmen untuk tidak  menunda waktu untuk mengikut DIA. Ini menunjukkan tekad Petrus dan Andreas yang mau sesegera mungkin dibentuk oleh YESUS melalui sikap hidup dan keteladananNya sendiri.

Seperti halnya Petrus dan Andreas, kitapun dipanggil KRISTUS untuk menjadi rekan sepelayananNya. Maukah kita segera merespons dan memiliki komitmen mulia seperti mereka?

“Tak mungkin kita bisa mengikut KRISTUS dengan serius,

Jika kita masih membiarkan hal-hal lain mengikat kita terus menerus”

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*