suplemenGKI.com

Sabtu, 18 Juni

Matius 28:11-15

Kebangkitan Kristus adalah isu penting dalam iman Kristen. Jika Kristus yang disalibkan itu tidak bangkit, maka berarti Kristus tetap mati. Jika Kristus tidak dibangkitkan, maka Kristus tidak akan naik ke surga dan kita tidak akan memperingati hari raya Pentakosta. Mari kita renungkan kembali peristiwa kebangkitan Kristus agar kita dapat lebih percaya kepada Allah.

- Dapatkah Saudara mengenali dua kelompok tokoh yang terdapat di dalam ayat 11? Siapa sajakah kedua kelompok tersebut? Apa yang sedang mereka lakukan?

- Dosa dan kejahatan apa sajakah yang telah dilakukan oleh para imam kepala dan tua-tua itu?

Renungan:

Kalau kita memperhatikan dengan seksama ayat yang ke sebelas, maka kita akan dapat melihat dua kisah perjalanan yang sangat berbeda sama s ekali, yaitu tentang profil identitas diri para tokohnya. Kalau kita membandingkan dengan ayat-ayat sebelumnya, maka kita akan tahu bahwa yang dimaksud dengan mereka itu adalah para wanita. Sedangkan tokoh yang lainnya adalah para penjaga kubur Yesus yang notabene adalah tentara Romawi (Mat. 27:65-66). Betapa tidak sebandingnya ini, yang satu lemah sedangkan yang lainnya kuat. Kedua kelompok ini sedang dalam perjalanan untuk memberitakan tentang kebangkitan Kristus, namun dengan tujuan yang berbeda. Para penjaga itu bergegas untuk menjumpai orang yang sedang merasa menang karena Yesus telah dikubur, sedangkan para wanita itu pergi kepada para murid yang sedang merasa kalah karena Yesus telah dikubur. Ketiga, mereka yang dijumpai para penjaga adalah para penguasa, sedangkan yang dijumpai oleh para wanita itu adalah rakyat biasa. Keempat, baik para wanita maupun para penjaga sedang bergegas, membawa kabar berita yang sama, sumber cerita yang sama, namun dengan perasaan yang berbeda. Para perempuan itu diliputi dengan hati yang penuh sukacita, sedangankan para penjaga kubur itu diliputi dengan perasaan takut dan cemas.

Kisah masih terus berlanjut, para prajurit yang bertugas menjadi penjaga kubur itu kemudian bergegas menemui para imam kepala. Berita yang mereka bawa adalah berita yang membuat hati para imam kepala menjadi gusar. Akibatnya mereka merancang suatu skenario, mayat Yesus dicuri orang. Hal ini menunjukkan bahwa para imam kepala beserta dengan jajarannya itu telah bertekad untuk tidak mau bertobat. Hati yang telah mengeras ini kemudian berusaha membungkam kebenaran. Dalam upaya ini, para imam itu kemudian meletakkan sejumlah harta benda kepada mereka. Dan bukan hanya itu, mereka juga menaruh kebohongan di dalam mulut para prajurit itu. kebohongan ini sungguh memalukan, sebab tidak masuk akal. Jika memang para penjaga itu tertidur, bagaimana mungkin mereka dapat mengetahui apa yang sedang terjadi? Bagaimana mereka dapat mengatakan siapa yang datang dan apa yang dilakukannya? Jika salah satu dari para penjaga itu kebetulan terjaga lalu menyadari apa yang sedang terjadi, tidakkah ia dapat membangunkan rekan-rekannya untuk melakukan pengamanan sebagaimana tugas mereka?

Kristus memang bangkit, dan hal itu tidak terbantahkan lagi. Di satu sisi, kebangkitan Kristus telah membuat para lawan-Nya malu, tetapi di sisi lain membuat para murid-Nya hidup dalam pengharapan.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Next Post
»