suplemenGKI.com

Ulangan 26:1-11

Pemberian-pemberian yang kita lakukan pada umumnya dapat dikelompokkan ke dalam 2 (dua) macam. Ketika kita berkesempatan makan – baik di bintang lima maupun kaki lima – kita dapat memberi tips kepada pelayan, atau uang kepada pengamen. Pada saat kita berhenti di lampu lalu lintas, kita juga dapat memberi uang kepada pengamen serta pengemis. Ini adalah macam pertama.
Macam kedua adalah pemberian yang kita lakukan kepada – misalnya saja – sopir taksi yang mengembalikan tas kita yang tertinggal dalam taksi tersebut. Padahal tas itu berisikan dokumen-dokumen penting dan barang berharga lainnya. Termasuk ke dalam kelompok yang ke dua ini juga adalah pemberian kita kepada orang tua. Entah itu berupa pemberian materi secara berkala, atau merawat mereka sepenuhnya.
Perbedaan pemberian pada macam pertama dengan yang ke dua adalah sebagai berikut. Pada pemberian macam pertama, ada unsur belas kasihan yang bercampur dengan unsur terima kasih. Sedangkan pada macam ke dua, unsur belas kasihan relatif tidak ada, dan unsur terima kasihnya jauh lebih menonjol.
Dalam kitab Ulangan 26:1-11, kita melihat adanya pemberian macam ke tiga. Melalui nabi Musa, Tuhan memberikan perintah kepada bangsa Israel agar mereka memberikan kepada Tuhan hasil pertama mereka ketika berada di tanah perjanjian, “haruslah engkau membawa hasil pertama dari bumi yang telah kaukumpulkan dari tanahmu yang diberikan kepadamu oleh TUHAN, Allahmu…” (ay. 2). Ini adalah pemberian yang diperintahkan. Akan tetapi, sekalipun pemberian ini diperintahkan, sifat pemberian tersebut adalah ucapan syukur yang jauh lebih dalam daripada pemberian macam ke dua di atas. Ayat 5 sampai dengan ayat 9 merupakan rangkuman kisah kasih Allah kepada umat-NYA yang menjadi motor dari ucapan syukur tersebut. Hal ini dipertegas oleh kata sambung dalam ayat 10, “Oleh sebab itu……”. Oleh sebab karya kasih Allah dalam kehidupan bangsa Israel yang dituangkan dalam ayat 5 sampai dengan ayat 9, maka mereka membawa persembahan sebagai ungkapan syukur mereka.
Pernahkah Allah mengerjakan karya kasih-NYA di dalam hidup kita? Sudahkah kita mengucap syukur atas karya kasih-NYA itu? Apa yang kita persembahkan saat mengucap syukur? Daftarkan karya Allah dalam hidup kita, dan mari kita mengucap syukur atas semuanya itu dengan membawa persembahan kepada-NYA.

— RZM —

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*