suplemenGKI.com
Gereja Kristen Indonesia “Sebab adalah kasih karunia, jika seorang karena sadar akan kehendak Allah menanggung penderitaanyang tidak harus ia tanggung. (I Petrus 2:19)” Saya membaca sebuah artikel yang memuat kisah seperti berikut:Pada Oktober 1991, fire storm [nyala api yang sangat besar dari ledakan bom atom] menghancurkan 2.500 rumah di sekitar Oakland, California.

Ketika orang-orang kembali ke rumah mereka yang telah hancur dan memeriksa reruntuhan, mereka mendapati bahwa semua harta milik mereka telah menjadi abu. Namun, seorang pria dan anak perempuannya menemukan sebuah patung kelinci kecil dari porselen. Mereka sangat heran karena benda yang mudah pecah itu justru masih utuh. Para korban lain dari bencana alam ini juga menemukan tembikar dan barang-barang porselen lain yang selamat dari amukan fire storm. Pada hari Minggu setelah bencana itu, pendeta setempat membawa sebuah vas yang masih utuh ke mimbarnya. Itu adalah satu-satunya benda yang ia temukan dari reruntuhan rumahnya. Ia bertanya pada jemaatnya, “Anda tahu mengapa benda ini masih utuh sedangkan rumahku justru hancur?” Ia menjawab pertanyaannya sendiri dengan berkata, “Karena benda ini pernah melewati api sebelumnya.” Seperti kisah di atas, Kristus juga telah dibakar dalam api penderitaan ketika Dia menderita hingga mati di kayu salib. Namun Dia berhasil menang mengalahkan penderitaan akibat dosa manusia itu. KemenanganNya atas penderitaan menjadi kasih karunia bagi kita yang menderita. Sehingga bagi kita yang bersandar padaNya dalam penderitaan akan mengalami kehidupan yang berkemenangan, memiliki iman yang teguh, serta kepribadian yang tangguh. Biarlah melalui dan di dalam penderitaan, khususnya jika penderitaan itu terjadi bukan karena kesalahan/dosa kita, menjadi saat di mana kita rela ”dibakar” di dalam api pengujian yang makin hari justru makin membuat kita dimurnikan hingga kita menjadi pribadi yang tangguh dan berkemenangan. Sikap seperti itu hanya mungkin kita jalani jika kita meyakini bahwa tersedia kasih karunia dari ALLAH di setiap penderitaan yang kita alami. (I Petrus 2:18-25).Amin!
HaYe-

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*