suplemenGKI.com

MINGGU, 1 SEPTEMBER 2013

MAZMUR 112

PENGANTAR

Mazmur 112 ini bisa dikatakan masih merupakan satu kesatuan tema dan kelanjutan dari Mazmur 111. Mazmur 111 berbicara mengenai Allah dan perbuatan-perbuatan-Nya yang ajaib, khususnya dalam kehidupan umat-Nya yang telah diselamatkan secara ajaib. Orang yang merenungkannya akan beroleh hikmat dan sukacita. Mazmur 112 berbicara mengenai berkat dan kebahagiaan orang yang beriman kepada Allah.

 

PEMAHAMAN

  1. Mencermati judul Mazmur hari ini, coba telusuri sepanjang ayat dan temukan beberapa deskripsi orang seperti apa yang dimaksud dengan orang benar! (ay. 1, 4, 5, 7, 8, 9)
  2. Ayat 1: Mengapa orang benar yang ciri hidupnya sudah Anda cermati di ayat-ayat tersebut dikatakan adalah orang yang berbahagia?
  3. Berkat apa yang akan diperoleh orang yang takut akan Tuhan?

 

Orang benar, bukanlah orang yang selalu benar, yang tidak punya dosa. Sebab jika demikian maka namanya bukan lagi manusia, melainkan Tuhan. Orang benar yang dimaksud adalah orang yang takut akan Tuhan, suka pada perintahNya, adil terhadap sesamanya, suka menaruh belas kasiha, ia membagi-bagikan kepada orang miskin,  tidak takut kepada kabar celaka, hatinya tetap, penuh kepercayaan kepada TUHAN.  Dengan demikian jelaslah yang dimaksud dengan orang benar adalah orang yang kelihatan sekali bahwa hidupnya mengalami pertumbuhan, dalam karakter dan kasihnya, sebagai hasil nyata dari kecintaannya pada firman Tuhan (perintah-perintah Tuhan).  Orang yang demikian akan mendapat berkat tersendiri dari Tuhan.  Jadi, hidup benar dulu, maka soal berkat itu urusan Tuhan yang memberikannya kepada kita. Bukan sebaliknya, mengejar berkat Tuhan, namun mengabaikan jalan dan kehendak Tuhan. Jika demikian, hanya berkat semu yang akan diperolehnya.

 

REFLEKSI

Lihat dan dengarlah berita-berita di TV dan koran belakangan ini, tidakkah Anda mendapati bahwa menjadi orang benar di hadapan Tuhan bukanlah pilihan populer di dunia ini. Orang lebih cenderung untuk bisa diterima oleh lingkungannya walaupun harus menempuh cara-cara yang tidak berkenan di hadapan Tuhan. Harta, kekayaan, posisi dan jabatan menjadi hal yang dikejar-kejar untuk dapat menjamin masa depan mereka. Berbagai kompromi dilakukan untuk dapat menggapai impian mereka.

Bagaimana dengan Anda? Apa yang sedang Anda kompromikan meski Anda tahu Tuhan tidak suka?

 

TEKADKU

Tuhan di Surga, mampukan aku berani membayar harga untuk hidup benar di zaman ini. Berikan aku keyakinan dan kemantapan untuk mengejar hal-hal yang memang selayaknya kukejar dalam hidup ini, yang bersifat kekal, bukan hanya yang sementara.   Jagai pikiran dan langkahku, supaya ketika aku mengejar apa yang sementara ini, aku tetap melakukannya dengan cara yang ilahi, dengan demikian aku tidak kehilangan Engkau, yang tidak lain merupakan BERKAT terbesar dalam hidupku. Amin

 

TINDAKANKU

Aku akan melakukan sesuatu dari daftar ciri orang benar di ayat-ayat hari ini (lihat jawaban Anda nomer 1), yaitu dengan ………

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*