suplemenGKI.com
Aku ini, jangan takut - gki ressud

Bacaan Matius 14:22-32

Dalam menjalani kehidupan ini, kita diperhadapkan dengan fakta-fakta yang ada, baik senang atau susah, mudah atau sulit bahkan takut atau berani. Setiap orang pasti juga pernah mengalami ketakutan yang berbeda-beda. Ada yang takut dengan benda tertentu atau binatang tertentu atau peristiwa tertentu. Kita dapat menjadi takut karena kita sendiri tidak sanggup untuk menghadapinya, atau kita tidak tahu bagaimana mengatasi ketakutan tersebut.


Ketika muri-murid-Nya sedang berlayar dengan perahunya, tiba-tiba mereka berhadapan dengan angin sakal. Mereka sangat kewalahan menghadapi badai angin tersebut, sekalipun mereka adalah orang-orang yang cukup berpengalaman dalam pelayaran. Bahkan mereka mulai ketakutan, kalau-kalau mereka tidak dapat mengatasi badai tersebut. Dalam situasi yang tegang dan kacau balau, Tuhan Yesus hadir dengan cara berjalan di atas air. Bagi murid-murid-Nya hal ini sangat mengejutkan dan menakutkan, sehingga mereka bereaksi dengan terkejut dan berteriak ketakutan serta berkata :”itu hantu!, karena sepengetahuan mereka Yesus tidak ikut bersamanya. Ketakutan murid-murid waktu itu adalah sulitnya mengatasi angin sakal tersebut, dimana badai tersebut akan menenggelamkan perahu mereka. Ketakutan ini ber tambah lagi ketika mereka melihat sesosok makhluk yang berjalan diatas air. Yesus tahu ketakutan mereka dan berkata: “Tenanglah, Aku ini, Jangan Takut”. Yesus mengucapkan kata-kata:tenanglah!, karena mereka sedang menghadapi ketakutan bahkan mungkin perasaan mau mati (karena perahu mereka dapat tenggelam kalau angin sakal tidak segera reda). Mereka diharapkan bisa tenang menghadapi persoalan ini, dan Yesus menambahkan kata-kata: “ AKU ini”, Kata “Aku ini” merupakan penyataan akan kehadiran Tuhan Yesus di tengah-tengah mereka atau jaminan kepastian bahwa Dia hadir bersama mereka. Kata “Jangan takut” memberikan jaminan kepada mereka, untuk dapat menghadapi permasalahan tersebut. Bagaimana dengan kita,ketika menghadapi persoalan kehidupan ini,masihkah berlaku kata-kata Tuhan Yesus: “Tenanglah! AKU ini, Jangan Takut” bagi kita? Sering kali ketika kita menghadapi persoalan dalam kehidupan ini, kita terlebih dulu mengandalkan kekuataan,pikiran, teman atau materi kita. Sehingga ketika persoalan itu bertambah berat, maka kita menjadi putus asa karena kita tidak sanggup lagi mengatasinya.  Tuhan Yesus juga mengingatkan kepada kita melalui peristiwa tersebut, bahwa diperlukan juga iman untuk mempercayai Tuhan yang bekerja sama dengan kita waktu menghadapi persoalan tersebut. Jadi ketika persoalan datang, justru iman kepada Tuhan Yesuslah yang paling utama untuk mengatasi persoalan tersebut bukan kekuatan diri kita sendiri. Marilah kita terus berharap akan penyertaan-Nya dalam menjalani  kehidupan kita ini. Amin. ( dj )

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*